Personal Writing

konflik yang terjadi antara indonesia & malaysia


seperti kita ketahui bersama, kondisi indonesia dan malaysia kembali memanas  yang diakibatkan dengan problem batasan wilayah yang terjadi beberapa waktu yang lalu dimana nelayan malaysia ditangkap oleh satuan pengamanan laut indonesia karena melanggar batas wilayah begitu juga indonesia.

masalah indonesia vs malaysia bukan terjadi baru-baru ini, namun sejak zaman pemerintahan soekarno konflik ini sudah terjadi sampai-sampai pada waktu itu presiden soekarno membuat pernyataan “ganyang malaysia”. malaysia dalah negara tetangga yang berbatasan laut dan darat dengan indonesia sehingga sering kali menimbulkan konflik seperti beberapa waktu lalu tentang teluk ambalat.

sikap indonesia yang kurang tegas terhadap malaysia membuat rakyat kecewa karena indonesia terbukti sebagai negara yang kaya, negara yang luas, dengan penduduk yang mencapai 200 juta lebih namun sangat disayangkan pidato presiden susilo bambang yudhoyono seolah-olah mencerminkan bahwa indonesia takut kepada malaysia.

“ada sekitar 2 juta rakyat indonesia bekerja di malaysia”

salah satu kutipan pidato presiden di cilangkap kemarin, mengapa banyak sekali rakyat indonesia yang bekerja pada malaysia itu sebenarnya salah dari indonesia yang semua lahan pekerjaan khususnya pabrik-pabrik menganut sistem outsourcing / kontrak sehingga rakyat indonesia memilih untuk bekerja diluar negeri daripada bekerja di dalam negeri. bukan itu saja batasan umur pun terjadi pada dunia kerja diindonesia, banyak perusahaan-perusahaan memilih orang-orang yang baru lulus suatu pendidikan (fresh graduate) daripada orang-orang yang sudah berumur padahal dari pengalaman tentu tak dapat diragukan lagi orang yang tidak fresh graduate memiliki pengalaman yang lebih ketimbah orang yang baru lulus dari tingkat pendidikan manapun misalnya SMA, perguruan tinggi.

bila sistem outsourcing dihapuskan dari sistem perindustrian indonesia saya yakin rakyat indonesia lebih memilih bekerja didalam negeri ketimbang bekerja diluar negeri.

Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!

Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu

Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.

Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

Yoo…ayoo… kita… Ganjang…
Ganjang… Malaysia
Ganjang… Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!

Soekarno.

3 thoughts on “konflik yang terjadi antara indonesia & malaysia

  1. saatnya kita tunjukan siapa kita.. kita nggak bisa di injak injak oleh mereka .. Maju indonesia..

    nice artikel gan. salam kenal .. di tunggu kunjungan baliknya..

  2. seharusnya pemerintah harus lebih ,lebih, dan lebih tegas lagi dalam menyikapi malingsial agar harga diri bangsa kita tidak diinjak lagi !!!!!!!!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s